website statistics
lowongan kerja perawat

Wanita Muslimah yang Bekerja

By on 25/11/2012

http://tentangwanita.com/dunia-wanita/wanita-muslimah-yang-bekerja.html ‎

Wanita merupakan salah satu ciptaan Tuhan yang paling indah dan perlu dihargai. Selain dihargai, wanita merupakan seseorang yang perlu disayang dan diperhatikan. Mungkin karena beberapa alasan inilah, wanita tidak dituntun untuk bekerja menafkahi keluarga, layaknya lak-laki. Namun seiring dengan berkembangnya waktu dan jaman, wanita justru ikut berkembang dan berperan lebih dari sekedar seorang ibu rumah tangga yang baik. Saat ini, sudah tidak asing lagi jika seorang wanita bekerja di kantoran atau memiliki sebuah usaha sendiri. Ada yang setuju bahwa seorang wanita Muslimah berhak untuk bekerja, namun ada pula yang merasa bahwa seorang wanita sebaiknya tidak bekerja. Sebenarnya berhak atau tidaknya seorang wanita Muslimah untuk bekerja bergantung pada pemimpin dan keadaan keluarga wanita tersebut.

Dalam agama Islam, tugas utama wanita Muslimah adalah menjaga keluarga dengan baik dan benar. Pengertian dari menjaga disini sebenarnya sangatlah luas dan banyak, seperti menjaga dan merawat anak dan suami ketika mereka membutuhkan.

http://tentangwanita.com/dunia-wanita/wanita-muslimah-yang-bekerja.html ‎

lowongan kerja konsultan kesehatan

Dengan banyaknya tugas dan tanggung jawab seorang wanita, maka banyak pria yang berpendapat bahwa wanita tidak akan bisa memenuhi tanggung jawabnya jika ditambah dengan bekerja. Hal inilah yang menyebabkan banyak pria untuk melarang wanita untuk bekerja. Salah satu pertanyaan yang sering dipertanyakan adalah jika wanita tersebut mampu membagi waktu antara tanggung jawabnya dengan pekerjaannya apakah wanita Muslimah diperbolehkan untuk bekerja? Jawaban dari pertanyaan ini kembali lagi ke pihak keluarga masing-masing wanita.

Wanita Muslimahmemang disarankan untuk tidak bekerja jika di dalam keluarganya sudah ada yang bekerja atau keadaan keluarganya sudah mencukupi. Jika keadaannya berbeda, maka seorang wanita diperbolehkan untuk bekerja dengan beberapa syarat. Apabila wanita tersebut berada di dalam keluarga yang masih ada kepala keluarganya, maka wanita tersebut tidak disarankan untuk bekerja. Contohnya adalah jika anda belum menikah dan masih memiliki seorang ayah, maka hidup anda masih dibawah tanggung jawab ayah anda sampai anda sudah menikah dengan seorang pria. Jika anda sudah menikah, maka kewajuban suami untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

http://tentangwanita.com/dunia-wanita/wanita-muslimah-yang-bekerja.html ‎

Namun jika ayah atau suami anda sakit dan tidak mampu untuk bekerja, maka disinilah anda berhak untuk mencari pekerjaan. Jadi apabila kepala keluarga tidak mampu bekerja untuk menafkahi keluarga, maka baru seorang wanita Muslimah berhak untuk bekerja selama sudah mendapatkan ijin dari pihak keluarga dan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.

Dengan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa wanita Muslimah tetap berhak untuk bekerja asalkan memang dalam kondisi dan keadaan yang telah diketahui oleh kepala keluarga. Jika seorang wanita sudah diperbolehkan untuk bekerja, maka ia juga harus mampu untuk menjaga penampilannya dan sikapnya sebagai seorang wanita Muslimah. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan berpenampilan sopan dan tidak terlalu berlebihan. Untuk baju kerja, usahakan untuk menggunakan pakaian yang terutup dan tidak terlalu ketat. Hal ini juga dilakukan agar anda bisa lebih leluasa untuk bekerja dibandingkan dengan menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Selain cara bekerja dan pakaian yang harus diperhatikan, jangan lupa bahwa anda adalah seorang wanita Muslimah. Jadi bekerja bukanlah tugas utama anda, jadi jangan sampai anda melupakan tanggung jawab utama anda. Pada dasarnya, tugas wanita untuk menjaga keluarga sudah sangat banyak, namun apabila seorang wanita mampu membagi waktunya antara pekerjaan dan keluarga, dengan ijin kepala keluarga, maka wanita berhak untuk bekerja.

 

Tinggalkan Komentar